Yayasan Arah Pemuda mengusung tema “Ekspedisi Sapa Papua”. Tema ini diangkat karena melihat realita pentingnya campur tangan pemuda untuk pemberdayaan masyarakat . Pengabdi Muda #1 telah selsai diadakan dengan lancar di Desa Kemuja, Mendo Barat, Bangka Belitung, dan Pengabdi Muda #2 akan diadakan pada bulan Agustus 2020 diikuti oleh 70 orang pemuda pemudi terpilih di Indonesia di Desa Desa Pulau Yenbeser, Raja Ampat, Selat Nasik, Belitung, Bangka Belitung, sehingga Yayasan Arah Pemuda Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan sosial positif bertajuk Ekspedisi Sapa Papua, Raja Ampat 2021.

     Raja Ampat terkenal sebagai surga yang tersembunyi dan terkenal sebagai bumi cendrawasih menyugguhkan panorama yang memanjakan mata di setiap sudutnya. Namun, Desa Pulau Yenbesser (Lokasi kegiatan Ekspedisi Sapa Papua) kondisinya masih tertinggal daripada wilayah yang lain, dikarenakan Desa Pulau Yenbesser merupakan sebuah pulau kecil yang jauh dari kota, untuk sampai ke kota Raja Ampat harus menyebrang via laut, dan menuju kota sorong memerlukan waktu 3 jam menyebrang via laut, sehingga Desa ini jauh dari kehidupan perkotaan. Untuk itu fokus dari Ekspedisi Sapa Papua ada empat bidang, yaitu: (1) Pendidikan, (2) Kesehatan, (3) Ekonomi, dan (4) Lingkungan dan Pariwisata. Keempat bidang ini dipilih karena merupakan kebutuhan esensial yang diperlukan di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal. 

      Program ini akan dilaksanakan pada tanggal 11-26 Januari 2021 dengan rincian program yakni, pelatihan community development online bersama fasilitator yang berpengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan masyarakat di Desa Pulau Yenbesser,Waigeo Selatan, Raja Ampat, Papua Barat, pengabdian Masyarakat dengan 4 divisi bidang pengabdian, yakni pendidikan, lingkungan, pariwisata, ekonomi, dan kesehatan, Follow-up Program Kerja yang telah dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan Local Hero.

TENTANG LOKASI KEGIATAN

(DESA DESA PULAU YENBESER, RAJA AMPAT)

        Wilayah ini merupakan satu pula kecil tersendiri terpisah dari pulau besar Waigeo. Desa Yenbeser merupakan Desa Pesisir pantai yang mayoritasnya penduduknya bermatapencaharian nelayan. Jumlah KK di Desa Yenbeser yakni 86 KK dengan total penduduk 418 jiwa.

      Kondisi pendidikan masih tergolong belum maksimal, hal ini dibuktikan dengan rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan. Kondisi pengelolaan administrasi Desa belum tersentuh teknologi secara maksimal. Fasilitas kesehatan hanya ada 1 puskesmas pembantu dengan tenaga kesehatan 1 bidan, tidak ada dokter, sehingga jika ada yang sakit parah harus menyebrang Pulau, dan kasus stunting tinggi. Potensi pantai sangat bagus dengan pasir putih dan pesona bawah laut yang indah, namun belum dimaksimalkan dengan baik, kurang dalam segi promosi.

     Untuk itu, Yayasan Arah Pemuda Indonesia hadir bersama Ekspedisi Sapa Papua mengajak Pemuda Pemudi di Indonesia untuk mendedikasikan dirinya, bahu-membahu memaksimalkan pontensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa Yenbesser, Waigeo Selatan, Raja Ampat, Papua Barat

DETAIL KEGIATAN EKSPEDISI SAPA PAPUA

     Kegiatan Ekspedisi Sapa Papua merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertitik berat pada People Centered Development, adapun kegiatannya diantaranya;

  1. Optimalisasi dan promosi potensi lokal.
  2. Pendidikan berorientasi Human Capital
  3. Kampanye menjaga lingkungan
  4. Edukasi dan pemeriksaan kesehatan
  5. Follow-up program kerja dengan Local Hero
  6. Dll

SYARAT DELEGASI ESP SELF FUNDED

  1. Pemuda-Pemudi Indonesia yang berumur 15-30 tahun, terbuka bagi semua jenjang pendidikan maupun alumni.
  2. Bersedia mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir yakni dari 11 – 26  Januari 2021
  3. Berkomitmen penuh untuk mendedikasikan dirinya kepada masyarakat yang membutuhkan.
  4. Siap akan tatangan dan perubahan yang terjadi di lapangan tempat pengabdian.
  5. Memiliki inovasi, kreativitas, dan ketrampilan pemecahan masalah dalam team.
  6. Bertanggung jawab dengan apa yang menjadi tanggung jawabnya.

MEKANISME PENDAFTARAN SELFFUNDED

  1. Mengirimkan Curriculum Vitae (CV) atau Biodata singkat ke email dengan subject Pendaftaran_ESP_Selffunded_Nama_Institusi ke email arahpemuda@gmail.com  atau mengisi formulir di www.bit.ly/SF2021ESP  (bisa memilih salah satu)
  2. Setelah mengirimkan email kirimkan konfirmasi bahwa telah mengirimkan email pendaftaran ke contact person whatsapp kami di 0813 9125 6070
  3. Tunggu maksimal 10 hari kerja.
  4. Pendaftar self funded akan dihubungi melalui Whatsapp dan email masing-masing untuk mendapatkan info pembayaran dan ketentuan lainnya.
  5. Untuk self funded meeting point hanya tersedia di Surabaya, Makassar, dan Sorong
  6.  

MEETING POINT

  1. Surabaya
  2. Makassar
  3. Sorong
  4. Raja Ampat

TIMELINE PELAKSANAAN EKSPEDISI SAPA PAPUA (SELF FUNDED)

01 Juli – 05 Agustus 2020

Paling lambat 5 hari setelah mengirim CV/ Biodata di Email masing-masing pendaftar.

05 Agustus 2020

01 Juli – 07 Agustus 2020

01 Juli – 10 September 2020

01 Juli – 10 Oktober 2020

11 Januari – 26 Januari 2021***

** Pembayaran dapat dicicil sampai 3 kali, atau boleh dibayarkan lunas langsung

** Meeting point jalur selffunded yakni; Surabaya, Makassar, dan Sorong

**Pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu jika kuota penuh, kuota jalur selffunded 40 orang

***Kegiatan masih bisa diundur apabila pada bulan januari 2021 masih terdapat pandemi covid 19 atau adanya force majeure, namun pelaksanaan kegiatan tidak akan diputuskan sepihak oleh panitia, tetapi akan dimusyawarahkan antara panitia dan peserta terpilih

FASILITAS BAGI DELEGASI TERPILIH JALUR SELF FUNDED

Sebanyak 40 Orang peserta self funded akan mendapatkan fasilitas sebagai berikut :

  • Transportasi PP dari Meeting Point (Titik Keberangkatan jalur fully funded dan self funded berbeda).
  • Transportasi lokal menuju daerah Pengabdian..
  • Program Pemberdayaan Masyarakat Lintas Disiplin Ilmu di Raja Ampat
  • Konsumsi
  • Sarana Prasarana Program
  • Sertifikat
  • Seragam dan Atribut Pengabdian
  • Pendampingan pembuatan program kerja secara online.
  • Pendampingan tim medis oleh 3 dokter dari perjalanan dan ketika di lokasi pengabdian. Salah satu fasilitator pengabdian masyarakat ESP ialah kak dokter Andre
  • Perizinan Program
  • Pendampingan saat program berlangsung oleh pihak yang berpengalaman.

*Peserta diperbolehkan extend/pulang tidak bersama rombongan jika ingin berwisata dahulu selepas program Ekspedisi Sapa Papua di Raja Ampat, namun biaya ditanggung secara pribadi. Jika membutuhkan informasi wisata akan dibantu panitia untuk disambungkan dengan pengurus pariwisata di Raja Ampat.

TRANSPORTASI MENUJU RAJA AMPAT

      Transportasi dari meeting point (Surabaya, Makassar, Sorong) menuju Raja Ampat menggunakan kapal laut PELNI dan Kapal Ferry dikarenakan akses lokasi pengabdian lebih mudah menggunakan kapal laut dikarenakan lokasinya merupakan pulau kecil yang hanya bisa dijangkau oleh kapal.

         Estimasi tertanggal kegiatan dari 11 – 26 Januari 2021 sudah termasuk dalam perjalanan. Estimasi perjalanan kapal laut dari meeting point Surabaya menuju Raja Ampat 3-4 hari, dari Makassar 2-3 hari dari Sorong 1 hari. Sepanjang perjalanan akan didampinggi oleh 3 dokter dan panitia fasilitator pemberdayaan masyarakat.

BIAYA PROGRAM EKSPEDISI SAPA PAPUA

Peserta Ekspedisi Sapa Papua melalui jalur selffunded akan dikenakan biaya program sebesar Rp 4.500.000

Batas Waktu Pembayaran

Batas waktu pembayaran pertama Rp 1.500.000 : 07 Agustus  2020

Batas waktu pembayaran kedua Rp 1.500.000 : 10 September 2020

Batas waktu pembayaran ketiga Rp 1.500.000 : 10 Oktober 2020

Biaya program dapat dibayarkan sekaligus pada pembayaran tahap pertama atau sebelum batas waktu pembayaran pertama yakni Rp 4.500.000 atau dicicil tiga tahap sesuai ketentuan diatas. Apabila telah melewati pembayaran tahap pertama maka dinyatakan gugur.

SURAT IZIN KEGIATAN